Customer Service Omnichannel — Self-Hosted Server
Tech Plan: Customer Service Omnichannel — Self-Hosted Server
Dokumen: RES-002
PIC / Owner: Eko
Status: In Setup
Tanggal: Juli 2026
1. Latar Belakang
Platform Customer Service Omnichannel yang dikelola oleh Eko akan dipindahkan/disetup pada server sendiri (self-hosted), terpisah dari infrastruktur shared yang digunakan tim lain.
2. Ruang Lingkup (Scope)
Termasuk dalam scope
- Provisioning server/infrastruktur khusus untuk platform CS Omnichannel.
- Migrasi/setup aplikasi CS Omnichannel di server baru.
- Konfigurasi jaringan, security, dan akses untuk server tersebut.
- Penetapan standar monitoring & maintenance untuk server self-hosted ini.
Di luar scope
- Perubahan pada channel integration (WA, email, dsb) di luar kebutuhan infrastruktur — kecuali ada dependency langsung.
3. Kebutuhan (Requirements)
Infrastruktur
- Spesifikasi server (CPU, RAM, storage) sesuai kebutuhan beban CS Omnichannel.
- Provider hosting (cloud/on-prem) dan estimasi biaya bulanan.
- Setup jaringan, firewall, dan domain/subdomain khusus.
- Backup & disaster recovery plan.
Tim & Ownership
- Kejelasan pembagian tanggung jawab antara tim Eko dan tim Infra/Platform.
- PIC untuk maintenance server sehari-hari.
- SOP eskalasi jika terjadi insiden pada server.
Keamanan & Compliance
- Akses kontrol (siapa saja yang punya akses ke server).
- Enkripsi data pelanggan yang diproses melalui CS Omnichannel.
- Audit log akses dan perubahan konfigurasi.
4. Task List
| No | Task | PIC | Prioritas | Status |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Tentukan spesifikasi & provider server | Eko/Infra | Tinggi | In Progress |
| 2 | Provisioning server baru | Infra | Tinggi | Belum Mulai |
| 3 | Setup aplikasi CS Omnichannel di server baru | Eko | Tinggi | Belum Mulai |
| 4 | Konfigurasi domain, SSL, dan networking | Infra | Sedang | Belum Mulai |
| 5 | Migrasi data/konfigurasi dari setup lama (jika ada) | Eko | Tinggi | Belum Mulai |
| 6 | Setup monitoring (uptime, resource usage) | Infra | Sedang | Belum Mulai |
| 7 | Definisikan SOP maintenance & eskalasi insiden | Eko/Infra | Sedang | Belum Mulai |
| 8 | Testing seluruh channel (WA, email, dll) di server baru | QA/Eko | Tinggi | Belum Mulai |
| 9 | Cutover ke server baru | Eko/Infra | Tinggi | Belum Mulai |
5. Risiko & Pertimbangan
- Downtime layanan CS saat proses migrasi/cutover.
- Biaya operasional server sendiri lebih tinggi dibanding shared infra.
- Kurangnya kejelasan ownership maintenance jangka panjang.
- Risiko keamanan jika konfigurasi server tidak mengikuti standar perusahaan.
6. Timeline / Milestone
| Fase | Target Waktu | Output |
|---|---|---|
| Perencanaan Infra | Minggu 1 | Spesifikasi & provider server disepakati |
| Provisioning & Setup | Minggu 2 | Server siap & aplikasi terpasang |
| Testing | Minggu 3 | Semua channel berfungsi normal di server baru |
| Cutover & Go-Live | Minggu 4 | CS Omnichannel berjalan penuh di server sendiri |
Related
- Upstream: [OTP Migration ke Qiscus](OTP Migration ke Qiscus) — flow registrasi user baru di CS kemungkinan akan menggunakan OTP Qiscus pasca migrasi. Sinkronkan dengan Hiru sebelum go-live.
- Sibling: [AI Builder App — GLM Z](AI Builder App — GLM Z) —> bisa dieksplorasi untuk automasi tiket/CS workflow di kemudian hari (post-pilot).
- Sibling: README → [Research Lab index](Research Lab)